Minggu, 28 Agustus 2016

Membuat USB Bootable Menggunakan Software


Dalam penginstalan Sisitem Operasi menggunakan USB Flashdisk, maka kita perlu mengubah FD kita menjadi bootable supaya dapat booting melalui FlashDisk. Nah untuk hal itu disini saya akan memberikan tutorial membuat flashdisk bootable dengan menggunakan software. Ada banyak Software yang dapat 
digunakan. Namun kali ini saya akan memberikan cara dengan menggunakan sebuah software yaitu Rufus. Mengapa rufus, selain ukuran file nya kecil, cara penggunaannya juga mudah.

Berikut langkah-langkahnya
Siapkan sebuah file ISO misalnya Windows 10 atau yang lain yang sobat punya.
Kita bisa memperoleh file ISO dengan mendownloadnya atau mencopy dari CD/DVD installer nya..
Siapkan Flashdisk untuk dijadikan sebagai media kita menginstal Sistem Operasi  (bekerja seperti CD installer) yang nantinya akan berisi file ISO. PENTING : file yang  berada di flashdisk sebelumnya  akan terhapus/terformat. Maka lakukan backup/pindahkan file  yang kira-kira penting sebelum langkah ini.
Download Software Rufus
Selanjutnya buka Rufus
Tancapkan Flashdisk
·         Ukuran flashdisk dianjurkan minimal 4 GB, atau kira-kira cukup untuk file ISO
·         

software182.com

Jika sudah, klik pada  yang bertanda merah
Cari dimana file ISO nya, setelah itu klik Start

 Tunggu  sampai proses selesai , lalu cabut Flashdisknya.
Flashdisk bootable siap digunkan
*cara ini akan membuat flashdisk dapat digunakan untuk booting pada saat penginstalan nanti.
(seperti halnya CD/DVD istaller)
Semoga membantu

Read More

Cara install ulang Sistem Operasi melalui Flashdisk

Selain dengan menggunakan CD/DVD dalam penginstalan Sistem Operasi ada cara lain yang dapat digunakan untuk menginstal / menginstalan ulang komputer yaitu dengan menggunakan flasdisk.  Pada tutorial kali ini saya tujukan khusunya  bagi teman teman yang memiliki komputer/laptop yang tidak terdapat CD/DVD Drive nya yang ingin menghinstall ualng komputernya.

 

Mengapa menggunakan flashdisk ? bukan nya selama ini kita mengenal hanya dengan menggunaakn CD/DVD installer untuk menginstal sebuah sisitem operasi ?
Alasannya adalah, pada dasarnya dalam penginstalan system operasi,  CD/DVD installer merupakan media yang digunakan untuk menyimpan file yang nantinya digunakan pada saat penginstalan, dengan kata lain sebagai tempat berisi file ISO nya. Dengan begitu seperti hal nya dengan flashdisk, yang selama ini kita gunakan untuk menyimpan file.
Nah pada khasus ini adalah kita akan menggunakan flashdisk sebagai tempat penyimpanan file ISO nya. Yang berarti kita akan menggunakan flashdisk sebagai  CD installer. Atau mudahnya adalah media pnyimpanan yang digunakan untuk penginstalan sebuah system operasi.
Lalu bagaimana cara agar flashdisk dapat digunakan sebagai media penginstalan sebuah system operasi ?
Jawabannya  yaitu dengan mengubah flashdisk menjadi seperti CD/DVD.
Apabila selama ini kita tahu menginstal melalui CD/DVD langkah awal yang dilakukan adalah membakar/burning  file ISO kedalam CD/DVD yang sudah disiapkan. Sama halnya dengan menggunakn flashdisk, kita perlu menempatakn file ISO ke dalam flashdisk. Namun tidak begitu saja kita bisa mengcopy/menyalin kedalm flashdisk, tapi kita terlebih dahulu membuiat supaya flashdisk kita dapat berjalan pada saat proses booting nanti. Dengan kata lain komputer harus booting melalui  flash disk.
Jadi disini kita akan belajar membuat flashdisk botable
Langkah-langkahnya dapat dilihat pada postingan berikut :
Terdapat 2 cara yaitu:
1.       Menggunakan Software

2.       Tanpa menggunakan software
Baca juga Cara Instal Ulang menggunakan flashdisk
Menggunakan flashdisk sebagai pengganti CD/DVD installer secara umum dapat digunakan untuk penginstalan berbagai sestem operasi termasuk juga Windows maupun Linux.
Read More

Cara Instal Windows Lengkap

Siapkan file ISO Windows 7
Kita bisa memperoleh file ISO dengan memdownloadnya atau mencopy dari CD installer nya..
Siapkan Flashdisk untuk dijadikan sebagai media kita menginstal Windows 7 (bekerja seperti CD installer) yang nantinya akan berisi file Windows 7.
Cara membuat Flashdisk menjadi flashdisk bootable
Terdapat 2 cara yaitu:
1.       Menggunakan Software
2.       Tanpa menggunakan software
Setelah kita  selesai  membuat flahdisk bootable nya, waktunya eksekusi.
1.       Restart Komputer/Laptop sobat, lalu masuk pada setup Bios, umumnya dengan menekan tombol f2 pada keyboard. Namun biasanya berbeda-beda pada setiap komputer.
2.       Ubah setting menu  Boot seperti yang terlihat pada gambar, dengan cara menggunakan tombol pada keyboard atau seperti  perintah yang ada pada layar.
Pilih tab Boot kemudian ubah/posisikan agar komputer dapat booting melalui perangkat flashdisk kita.
Cara menggubahnya adalah, posisikan perangkat  flashdisk kita menjadi posisi yang teratas. Lihat penjelasan dan  perubahn pada berikut.
a)      Posisi awal sebelum diubah adalah posisi HDD berada pada posisi ter atas. Yang berarti pada saat kita menghidupka komputer maka secara otomatis akan boot pada windows/system operasi yang lama (normal seperti biasanya) dikerenakan file system  kita tersimpan atau  berada pada disk tersebut,  yaitu  adalah HDD.
b)      Nah sekarang kita harus mengubahnya supaya komputer dapat  booting melalui perangkat flashdisk. Dengan tujuan supaya tidak lagi booting melalui hardisk HDD. Karena tujuan penginstalan ulang windows 7 akan berjalan melalui flasdisk kita. Untuk mempermudah menemukan perangkat flashdisk, tencapakn  flashdisk kita. Dan ubah posisinya menjadi yang paling  atas
Jika sudah maka simpan pengaturan dengan cara tekan f10 lalu Enter. Secara otomatis komputer akan restart.
3.        Saat komputer restart maka akan menuju pada file instalasinya yang terdapat pada flashdisk kita. Dengan begitu penginstalanpun siap dimulai. Berikut  panduan nya:

a.       Apabila tampil pada layar hitam dan ada tulisan, tidak usah panic, tekan saja Enter.
b.      Maka akan ditampilkan pada tampilan awal penginstalan windows 7 kita. Berikut  tampilannya.
c.       Pilih saja Next,
 
d.      Lalu Instal Now
 
e.      Kemudian centang pada “I Accept the license term” lalu pilih Next.
 
f.        Pilih saja Custom
 
g.       Pilih dimana kita akan menyimpan file system windows 7. Ini penting.
·         Apabila kita ingin file yang ada pada komputer tidak hilang atau terhapus maka jangan sampai memilih pada direktori yang berisi file kita. Mengapa ? karena untuk penempatan file sistem  windows 7  yang baru maka kita memerlukan direktori yang kosong. Jadi untuk itu kita harus memformat/membersihkan direktori tersebut. Yang berarti apabila ada file didalamnya mau tidak mau akan terhapus.

Sebagai antisipasi sebaiknya kita terlebih dahulu  mem backup/memindahkan file kita ke tempat lain dulu.misalnya taruh saja di direktori D atau E, apa bila C akan menjadi tempat untuk  penyimpanan file system windows 7.
Setelah kita menentukan pada direktori mana file system windows 7 akan tersimpan, kemudian pilih  direktorinya lalu pilih/klik format, yang berfungsi untuk mengosongkan isi direktori tersebut.
·         Pada umumnya file system  ditaruh pada C maka pilih C lalu format.
                Setelah diformat lalu pilih saja Next.
h.      Muailah penginstalan Windows 7. Pada tahap ini memang membutuhakan waktu yang lumayan lama. Jangan khawatir apabila komputer restart sendiri, penginstalan akan tetap berlanjut. Dan tunggu saja  sampai selesai.
 

·         PENTING :  usahakan agar komputer tetap menyala/tidak mati selama pengistalan.  Apabila Anda menggunakan laptop maka usahakan terhubung dengan listrik, dengan kata lain Charge lah laptop Anda selama proses penginstalan windows 7
·         PENTING : Apabila Anda takut  gagal  dalam penginstalan atau pengulangan saat penginstalan, maka usahakan jangan memencet  tombol apapun atau melakukan apapun selama proses berlangsung.
i.         Setelah proses penginstalan selesai, langkah selanjutnya yaitu menamai komputer kita dan juga nama pengguna . Perhatikan pada gambar,
selanjutnya pilih Next
 
j.        Langkah selanjutnya  adalah memasukan password untuk Windows 7. Apabila tidak ingin langsung saja pilih Next.
 
k.       Setelah itu masukan product key Windows 7 apabila Anda punya. Namun jika tidak,langsung saja lewati saja dengan memilih Next.
 
PENTING : Apabila Anda tidak mengaktivkan Windows  7, sebenarnya windows 7 hanya akan aktif atau hanya  bisa digunakan selama 30 hari.
l.         Selanjutnya  adalah Windows  Update kita bisa memilih Ask me later saja.
 
m.    Lanjut, pada pengaturan zona waktu atau time zone,  pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.
 
n.      Langkah terakhir yaitu menentukan lokasi jarinagan. Pilih saja Public Network.
o.      Windows 7 sudah siap digunakan


Tutorial ini dapat diterapkan untuk menginstalan  System Operasi  Windows 7 atau yang lain, meskipun agak sedikit berbeda namun pada dasarnya menggunakn cara yang  sama.
Semoga membantu.
Read More